Ada IK-CEPA, Korsel Hapus 95,54 Persen Tarif Impor dari Indonesia

Ferdi Rantung
Indonesia telah menjalin Kemitraan Ekonomi Komprehensif dengan Korea Selatan (Korsel). (Foto: Ist)

"Meski ada peningkatan selama lima tahun terakhir namun belum signifikan, di pasar Korea, RI masih tertinggal dari Vietnam dan Malaysia. Pada 2019 Korea menjadi tujuan ekspor nomor 8  dan sumber impor nomor 6 bagi indonesia," ucapnya.

Sekedar informasi, total perdagangan Indonesia–Korsel pada 2019 mencapai 15,65 miliar dolar AS, dengan ekspor Indonesia ke Korsel sebesar 7,23 miliar dolar AS dan impor dari Korsel 8,42 miliar dolar AS. Tren perdagangan kedua negara pada periode 2015–2019 tercatat tumbuh positif sebesar 2,5 persen.

Sementara itu, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Korsel periode Januari–November 2020 tercatat sebesar 5,03 miliar dolar AS. Sedangkan, pada November 2020 nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Korsel tercatat sebesar 495,4 juta dolar AS.

Nilai ini meningkat 7,12 persen dibandingkan Oktober 2020 yang tercatat sebesar 462,5 juta dolar AS. Produk ekspor utama Indonesia ke Korsel antara lain adalah batu bara, briket, produk baja anti karat, plywood, karet alam, dan bubur kertas. Sementara itu, impor Indonesia dari Korsel antara lain terdiri atas sirkuit elektronik, karet sintetis, produk baja olahan, dan bahan pakaian.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

57 tahun lalu

Dony Oskaria Jamin Kontrak Ekspor SDA Tetap Berjalan Meski DSI Mulai Beroperasi

57 tahun lalu

Dasco Gelar Rapat Bareng Bahlil hingga Dony Oskaria, Bahas Tata Kelola Ekspor DSI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal