1.819 Produk Indonesia Bebas Tarif Masuk AS, dari Sawit hingga Komponen Elektronik

Anggie Ariesta
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, sebanyak 1.819 produk RI bebas tarif masuk ke pasar AS usai penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariff (ART) di Washington DC, Kamis (19/2/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Menurutnya, kesepakatan ini sangat penting bagi sektor tekstil yang menjadi sumber penghidupan sekitar 4 juta pekerja di Indonesia. Akses pasar yang lebih luas ke AS dinilai dapat menjaga keberlangsungan industri tersebut beserta keluarga para pekerja.

"Tentunya memberikan manfaat bagi 4 juta pekerja di sektor ini, dan kalau kita hitung dengan keluarga ini sangat berpengaruh terhadap 20 juta masyarakat Indonesia," papar Airlangga.

Kesepakatan ART merupakan hasil negosiasi intensif yang berlangsung sejak pengumuman kebijakan tarif resiprokal AS pada April 2025.

Sebelumnya, Indonesia dikenakan tarif sebesar 32 persen oleh AS. Setelah melalui proses perundingan, disepakati tarif resiprokal sebesar 19 persen sebagai dasar. Namun, Indonesia berhasil mengamankan tarif 0–10 persen untuk produk tertentu melalui perjanjian tersebut.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Tarif Resiprokal RI-AS 19 Persen Berlaku dalam 90 Hari, Ribuan Produk Jadi 0 Persen

Nasional
12 jam lalu

Bersejarah! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Tarif 0 Persen

Nasional
1 hari lalu

Prabowo soal Perundingan Tarif Dagang RI-AS: Kita Telah Capai Kesepakatan yang Solid

Nasional
2 hari lalu

Prabowo-Trump Teken Tarif Dagang usai Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal