Waspada! IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Perhatikan 9 Saham Ini

Aditya Pratama
IHSG diprediksi tertekan

Angka kasus Covid-19 yang melebar menjadi fokus investor di saat aksi jual investor asing yang masih terlihat, di mana investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp435.77 miliar dengan saham BBRI, BMRI dan BBCA yang menjadi top net sell value.

Sementara itu, mayoritas indeks saham di Asia ditutup dengan bervariasi. Indeks Nikkei (-0,03 persen) dan TOPIX (-0,53 persen) di Jepang turun sedangkan Indeks HangSeng (+1,79 persen), dan CSI300 (+0,49 persen) naik. Investor menilai prospek pemulihan ekonomi sementara kekhawatiran mereda bahwa inflasi yang lebih cepat akan memacu pengetatan kebijakan.

Bursa Eropa membuka perdagangan dengan melemah. Indeks FTSE (-0,08 persen), DAX (-0,64 persen), dan CAC40 (-0,60 persen) turun lebih dari setengah persen. Pelemahan di saham-saham ritel dan konsumsi lebih dalam dari penguatan saham-saham disektor komoditas.

Minyak mentah Brent berbalik naik 1 persen menjadi 75,57 dolar AS per barel dan WTI naik 0,88 persen ke level 73.49 dolar AS per barel. Selanjutnya investor akan mengambil momentum dari pergerakan harga komoditas dan merespons spekulasi rencana pengurangan pembelian aset dari the Fed.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

471 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.116

57 tahun lalu

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.217

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.788 triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal