Usai Long Weekend, IHSG Diramal Menguat di Kisaran 7.183-7.250

Anggie Ariesta
ilustrasi IHSG di Bursa Efek Indonesia (Foto: Aldhi Chandra)

William memperhatikan volume perdagangan yang menurun, hal ini jika diartikan secara teknikal maka akan mendatangkan anggapan bahwa pasar sudah jenuh beli, sayangnya hal tersebut belum tentu benar.

"Mengingat kembali bahwa terjadi suspend pada saham-saham movers sebelumnya, seperti CUAN dan TPIA, maka ada kemungkinan dimana nilai transaksi dan volume mengalami penurunan karena masih adanya pemegang saham yang terjebak di dalam saham-saham yang suspend ini," jelas dia.

Terlepas terlepas adanya penurunan volume perdagangan harian, IHSG tetap masih bisa menguat.

"Namun dengan perkiraan bahwa di pekan pendek ini perdagangan akan lebih sepi, maka target penguatan agak terbatas, diperkirakan hingga 7.250 sampai dengan akhir pekan ini," ungkapnya.

Untuk faktor teknikal, IHSG meneruskan penguatan dengan volume yang berangsur menurun. Kemungkinan penyebabnya ada 2, yaitu mulai berakhirnya tren saham-saham Prajogo Pangestu (dan sebagian mengalami suspend), atau mulai jenuh beli dan ditinggalkan pelaku pasar karena sudah memasuki liburan akhir tahun.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

471 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.116

57 tahun lalu

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.217

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.788 triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal