“Para nasabah biasanya sampai jalan kaki ke sini dari rumahnya. Mereka kan ke ATM jauh jadi narik atau transfer uang di sini,” ujar Mas Rey.
Jam operasional panjang menjadi kunci. Setiap hari, kios BRILink tersebut buka sejak pagi hingga malam untuk memastikan kebutuhan finansial warga tetap terlayani.
“Buka dari jam 7 pagi sampai set 10 malam,” kata Mas Rey.
Layanan yang tersedia mencakup transfer antar rekening BRI, transfer ke bank lain, pembayaran PAM dan listrik, pembelian token dan pulsa, serta pembayaran WiFi melalui QRIS.
“Transfer bank BRI bisa juga ke Bank lain. Kemudian bisa juga bayar PAM. Bayar listrik, beli token sama pulsa. Trus juga bayar wifi pake QRIS juga bisa,” ujarnya.
Menurut Mas Rey, transaksi paling dominan berasal dari kebutuhan dasar warga. Tarik tunai, transfer uang, dan pembayaran WiFi menjadi layanan yang paling sering digunakan selama masa banjir.