Taipan Internet China Rugi Rp46 Triliun Sehari Gara-gara Artikel Game Online

Aditya Pratama
Taipan internet Ma Huateng rugi Rp46 triliun dalam sehari. Foto: Forbes

Adapun pendiri NetEase William Lei Ding kehilangan 2,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp33 triliun. Sedangkan salah satu pendiri Tencent lainnya, Zhang Zhidong,  kekayaannya turun 1,1 miliar dolar AS atau Rp15,8 triliun.

Kepala penelitian di DZT Research yang berbasis di Singapura Ke Yan mengatakan, aksi jual pada saham-saham video game mencerminkan kekhawatiran investor yang meningkat atas sikap regulator China yang mengambil tindakan keras terhadap perusahaan game.

"Kata-kata editorial Xinhua sangat negatif dan pasar benar-benar khawatir atas tindakan tersebut," kata Ke.

Setelah artikel itu terbit, Tencent menyoroti upayanya untuk melindungi anak di bawah umur. Dalam sebuah postingan di akun WeChat resminya, perusahaan menyatakan telah mengurangi jam bermain game maksimum pengguna di bawah umur pada hari kerja dari 1,5 jam menjadi 1 jam per hari, melarang siswa sekolah dasar melakukan pembelian game online, dan menerapkan langkah-langkah yang lebih ketat untuk mencegah anak di bawah umur menggunakan akun game orang dewasa. 

Menurut DZT, pembelian game online oleh pengguna di bawah umur menyumbang kurang dari 15 persen terhadap industri game seluler China.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun

57 tahun lalu

Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah 1,25 Persen

57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 4,11 Persen, Tinggalkan Level 6.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal