Suku Bunga BI Naik, Berikut Sektor yang Paling Cuan

Mochamad Rizky Fauzan
Ilustrasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia. (Foto: dok iNews)

Dalam kondisi seperti ini, Aziz merekomendasikan investor dapat mencermati saham-saham sektor komoditas  seperti ADRO, ADMR, maupun PTBA dengan rekomendasi hold atau trading buy dengan potensi upside 10 persen-15 persen.

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo, Maximilianus Nico Demus, mengatakan bahwa kenaikkan tingkat suku bunga akan membuat turunnya investasi, daya beli, konsumsi serta mengurangi pendapatan perusahaan.

"Tentu dampak kenaikkan tingkat suku bunga bukanlah merupakan sesuatu yang baik. Namun kenaikkan tingkat suku bunga merupakan sesuatu yang wajar, yang harus dilakukan di tengah situasi dan kondisi saat ini. Pelaku pasar dan investor diminta beradaptasi dan melakukan penyesuaian," kata Nico. 

Dia menuturkan, dengan adanya kenaikan tingkat suku bunga. Pilarmas Investindo masih menyarankan sektor perbankan bank buku 4, konsumen primer, infrastruktur, batu bara dan energi. Pasalnya, beberapa sektor tersebut masih menjadi salah satu sektor andalan di tengah kenaikkan tingkat suku bunga.

Beberapa sektor yang dirugikan tentu saja yang berhubungan dengan leasing. Lantaran kenaikan tingkat suku bunga akan menurunkan penyaluran kredit, baik otomotif maupun properti.

Untuk para investor, Nico merekomendasikan untuk menyesuaikan situasi dan kondisi terhadap fundamental ekonomi dan juga kinerja para emiten. Nico berpendapat emiten di Indonesia mampu menghadapi ketidakpastian yang terjadi di pasar. Bahkan, setiap koreksi yang terjadi justru menjadi sebuah kesempatan untuk melakukan pembelian.

"Kedua, perhatikan durasi investasi, apabila kita tidak bisa menerima volatilitas yang terjadi di pasar, memanjangkan durasi menjadi sebuah pilihan dan berinvestasi di perusahaan perusahaan yang memiliki fundamental yang baik. Ketiga, berinvestasi terhadap saham saham yang memiliki fundamental baik dan memiliki potensi valuasi di masa yang akan datang," tutur Nico.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 2 Persen, Kembali ke Level 6.000

57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

57 tahun lalu

Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Mayoritas Sektor Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal