Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 40 Poin ke Rp15.125 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah menguat 40 poin atau 0,26 persen ke level Rp15.125 per dolar AS. (Foto: Arif Julianto)

Pasar sepenuhnya memperkirakan penurunan setidaknya 25 basis poin pada pertemuan Fed tanggal 6-7 November, dengan peluang 51,3 persen untuk penurunan setengah poin persentase yang sangat besar, menurut Alat FedWatch CME Group.

Selain itu, Bank sentral China pada hari Jumat menurunkan suku bunga dan menyuntikkan likuiditas ke dalam sistem perbankan saat Beijing meningkatkan stimulus untuk menarik kembali pertumbuhan ekonomi menuju target sekitar 5 persen tahun ini dan melawan tekanan deflasi. 

Dari sentimen domestik, pasar merespon positif terhadap Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan kondisi utang pemerintah per akhir Agustus 2024 mencapai Rp8.461,93 triliun. Jumlah itu turun Rp40,76 triliun dibandingkan bulan sebelumnya senilai Rp8.502,69 triliun.

Seiring dengan jumlah utang yang menurun, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) juga turun jelang Presiden Joko Widodo (Jokowi) lengser menjadi 38,49 persen. Bulan sebelumnya masih 38,68 persen.

Rasio utang per akhir Agustus 2024 yang mencapai 38,49 persen terhadap PDB, tetap konsisten terjaga di bawah batas aman 60% PDB sesuai UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dasco Minta Masyarakat Jual Dolar AS: Minggu Depan Rupiah Menguat

57 tahun lalu

Dasco Bocorkan Pemerintah Siapkan Strategi Khusus untuk Perkuat Rupiah

57 tahun lalu

SBY Soroti Penguatan Rupiah dan IHSG: Semoga Ini Awal Pertanda Baik

57 tahun lalu

Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal