Rupiah Hari Ini Ambles ke Rp15.978 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini ditutup melemah 23 poin atau 0,14 persen ke level Rp15.978 per dolar AS. (Foto: dok iNews)

Selain itu, pasar juga akan fokus pada risalah pertemuan terakhir The Fed yang dijadwalkan pada hari Rabu. PMI awal untuk zona euro, Jerman, Inggris, dan AS juga akan dirilis minggu ini, bersama dengan daftar pembicara Fed yang lengkap.

Dari sentimen domestik, Ekonom memperkirakan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) Indonesia akan melebar pada kuartal I 2024. Kondisi itu berpeluang terjadi seiring dengan surplus neraca perdagangan yang menyusut. Neraca transaksi berjalan Indonesia akan mencatatkan defisit -0,40 persen dari PDB pada kuartal I 2024, yang mana pada kuartal I 2023 mengalami surplus sebesar 0,90 persen dari PDB.

Hal ini juga menunjukkan pelebaran dari defisit -0,38 persen dari PDB pada kuartal IV 2023. Pelebaran defisit transaksi berjalan tersebut terutama dipengaruhi oleh surplus neraca perdagangan yang menurun dari 12,11 miliar dolar AS pada Januari-Maret 2023 menjadi 7,41 miliar dolar AS pada Januari-Maret 2024.

Berdasarkan data di atas, mata uang rupiah untuk perdagangan besok diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup melemah di rentang Rp15.960-Rp16.030.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Peringatkan Transaksi di Pelabuhan Harus Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!

57 tahun lalu

Bertemu Gubernur BI dan Menkeu, Dasco: Evaluasi Perkembangan Ekonomi

57 tahun lalu

Dolar Tembus Rp18.000, Bimbim Slank Singgung Krisis 1998

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok, Dipa The Changcuters Keluhkan Harga Alat Musik hingga Biaya Konser Mahal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal