Puspadaya Perindo Dorong Pemerintah Perhatikan Kebijakan Penggunaan Media Sosial Ramah Anak

iNews
Bendahara Umum Puspadaya Perindo Rahmi A. Kamila. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Dua pemuda berinisial RYP (18) dan ASF (23) ditangkap Ditressiber Polda Jawa Timur (Jatim) setelah menjual 2.500 foto dan video porno anak. Kasus ini menjadi perhatian Puspadaya Perindo dan mendorong pemerintah hadir serta tanggap melakukan mitigasi. 

Bendahara Umum Puspadaya Perindo Rahmi A. Kamila mengatakan, jumlah 2.500 foto dan video porno anak ini bukanlah jumlah yang sedikit.  Langkah penanganan cepat dan tepat dinilai sangat dinanti masyarakat karena setiap anak memiliki hak untuk dilindungi oleh negara.

"Setiap anak itu berharga, mereka adalah generasi penerus bangsa. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberikan hak-hak anak untuk aman dalam tumbuh dan berkembang. Salah satunya adalah hak untuk dilindungi," kata Rahmi yang juga Wakil Ketua Bidang Perempuan, Anak dan Kesejahteraan DPP Partai Perindo.

Selain itu, kata dia Puspadaya Perindo juga mendorong pemerintah untuk memperhatikan kebijakan penggunaan media sosial yang ramah anak, dan melakukan fungsi pengawasan secara mendalam terhadap kegiatan digital yang melibatkan anak. 

Deteksi dini terhadap potensi penjualan foto dan video porno anak, serta melakukan penindakan terhadap pelaku perlu dilakukan sebagai langkah nyata dari negara yang hadir melindungi anak.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Perkuat Ketahanan Pangan Mukomuko, Legislator Perindo: Petani Milenial Pemacu Produksi

1 hari lalu

Ini Alasan Mamah Dedeh Tak Mau Punya Media Sosial

2 hari lalu

Mamah Dedeh Tolak Punya Media Sosial dan YouTube, Pilih Habiskan Waktu Berkebun

11 hari lalu

Daya Saing Digital di Indonesia Naik, Perusahaan Terus Bertransformasi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal