Prediksi IHSG Awal Pekan Depan, Bakal Kembali ke Level 7.000?

Dinar Fitra Maghiszha
Ilustrasi prediksi IHSG awal pekan depan (Dok. ist)

"Data tersebut mengindikasikan bahwa penurunan inflasi lebih disebabkan oleh penurunan harga dibandingkan penurunan konsumsi domestik," kata Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Minggu (1/10/2023).

Dari sisi manca negata terutama regional Asia, investor menantikan data purchasing managers index (PMI) manufaktur Jepang untuk periode September. Tak hanya negeri Sakura, Amerika Serikat, China, Uni Eropa, dan Britania Raya juga merilis indeks manufakturnya.

Phintraco memperkirakan data manufaktur China dapat kembali ke batas ekspansif. "Kondisi ini dapat memberikan sentimen positif untuk pasar modal Indonesia di pekan depan," tutur dia.

Sejumlah pejabat bank sentral AS atau Federal Reserve juga menjadi fokus investor untuk mengukur seberapa lama upaya The Fed untuk mempertahankan suku bunga. Angka klaim pengangguran, data tenaga kerja swasta AS, hingga pertemuan OPEC, juga tak luput dari kacamata pelaku pasar.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SBY Soroti Penguatan Rupiah dan IHSG: Semoga Ini Awal Pertanda Baik

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Mayoritas Sektor Melemah

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 7,5 Persen, Tembus Level 5.746

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Nilai Transaksi Sentuh Rp1,1 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal