Outlook 2026: IHSG Diproyeksi Tembus Level 9.000, Efek Danantara Jadi Sorotan

Anggie Ariesta
Pasar modal Indonesia menatap tahun 2026 dengan penuh optimisme, dengan IHSG diprediksi menguji level psikologis di rentang 8.000 hingga 10.000. (Foto: Aldhi Chandra)

Selain itu, investor perlu waspada terhadap kenaikan PPN menjadi 12 persen dan Bea Keluar Emas sebesar 10 persen yang dapat menekan margin emiten serta daya beli masyarakat.

Kualitas laba bank besar tetap menjadi barometer, terutama terkait kemampuan menekan beban pencadangan (provisi) setelah lonjakan di tahun sebelumnya.

Sementara itu, pengaruh kecerdasan buatan (AI) yang merambah sektor non-teknologi serta penerapan pajak minimum global 15 persen akan mulai berdampak pada rancangan insentif perusahaan multinasional di Indonesia.

Senada dengan optimisme tersebut, JP Morgan Indonesia memasang target yang lebih agresif. Dalam laporan Indonesia Equity 2026 Outlook, IHSG diperkirakan mampu menembus level 10.000 dalam skenario terbaik (bull scenario).

Executive Director JP Morgan, Henry Wibowo menjelaskan, tahun 2026 akan menjadi masa di mana Indonesia memetik hasil setelah melewati tahun transisi politik.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hari Terakhir Perdagangan 2025, IHSG Ditutup Menguat ke 8.646 

57 tahun lalu

IHSG Sentuh Rekor Tertinggi 24 Kali Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp16.000 Triliun

57 tahun lalu

Jumlah Investor Pasar Modal RI Tembus 20 Juta, Meningkat 34,8 Persen

57 tahun lalu

Dirut BEI Sebut IHSG Cetak Rekor Tertinggi 6 Kali sejak Purbaya Jadi Menkeu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal