Kuartal I-2021, Utang Luar Negeri Turun 0,14 Persen

Michelle Natalia
Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Erwin Haryono

Sedangkan utang luar negeri swasta mencatat pertumbuhan tahunan yang melambat. Pertumbuhan utang luar negeri swasta kuartal I-2021 tercatat 2,3 persen, melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal I-2020 sebesar 3,8 persen (yoy). 

Hal ini disebabkan oleh melambatnya pertumbuhan utang luar negeri perusahaan bukan lembaga keuangan sebesar 5,2 persen, lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 6,6 persen (yoy). 

Selain itu, pertumbuhan utang luar negeri lembaga keuangan juga terkontraksi semakin dalam menjadi kontraksi 7,1 persen (yoy) dari kontraksi 5,7 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya. 

Dengan perkembangan tersebut, posisi ULN swasta pada kuartal I-2021 mencapai sebesar 209,4 miliar dolar AS, atau sedikit lebih tinggi 0,6 persen dibandingkan kuartal IV-2020. 

Berdasarkan sektornya, utang luar negeri swasta terbesar dengan pangsa mencapai 77,4 persen dari total utang luar negeri swasta bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan. 

Utang luar negeri tersebut masih didominasi oleh utang luar negeri jangka panjang dengan pangsa mencapai 78,2 persen terhadap total utang luar negeri swasta.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tok! BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen

4 hari lalu

Purbaya Pastikan Pemindahan Dana SAL ke Himbara Tak Ganggu Koordinasi dengan BI

5 hari lalu

BI Catat Penyerapan Tenaga Kerja Melambat di Triwulan II 2026, Ini Datanya

7 hari lalu

Mengapa Dolar Bertahan di Rp18.000?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal