KEIN: Politik Boleh Gaduh, Ekonomi Tetap Jalan

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

"Tapi, ini puncak risikonya baru masuk pada 2019 atau akhir 2018," ucap Soetrisno.

Dalam pemaparan KEIN dijelaskan, tahun politik 2018 tidak berisiko karena Pilkada serentak sangat cair di mana adanya polarisasi kandidat dan didukung multipartai. Identitas kandidat pilkada juga bervariasi (multivarian).

Lalu, faktor populisme atau keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat, hingga personifikasi calon pilkada yang dijaga mengurangi adanya kontroversi.

Sementara itu, di sektor properti, dampak Pilkada serentak malah berbuah manis. Pengamat Properti Panangian Simulangkit menilai, kalangan menengah ke bawah lebih mendominasi untuk pembelian properti.

"Karena ini kesempatan para penjual properti untuk harga Rp300 juta sampai Rp500 juta akan semakin diminati bagi golongan menengah ke bawah," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025 Tembus 5,39 Persen, Tertinggi sejak Pandemi

Nasional
7 jam lalu

Purbaya Akui Pertumbuhan Ekonomi 2025 Meleset dari Perkiraan: tapi Lumayan 5,11 Persen

Nasional
8 jam lalu

AHY Siapkan Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
13 jam lalu

Kementerian PU Dapat Anggaran Rp118,5 Triliun di 2026, Fokus Perkuat Irigasi dan Konektivitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal