IPO Saudi Aramco Tak Direspons Positif, Apa Alasan Investor?

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK - Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Timur Tengah, Saudi Aramco tengah mempersiapkan diri untuk melantai di bursa atau dikenal dengan nama Initial Public Offering (IPO). Penawaran saham perdana itu diprediksi menjadi paling besar dari yang pernah ada.

Sayang, pasar kurang merespons positif. Ini dibuktikan dari sejumlah investor yang mengungkapkan ketidaktertarikannya.

Para analis mengatakan raksasa energi asal Arab Saudi dengan valuasi perusahaan USD1-2 triliun itu akan fokus pada pertumbuhan, dividen yang menarik dan dukungan dari pemerintah dalam IPO.

Bila tidak ada aral melintang, pemerintah Arab Saudi akan melepas 5% saham dari perusahaan pelat merahnya itu. Bahkan kabarnya, investor asal China cukup memerhatikan rencana aksi IPO Saudi Aramco.

Namun dengan harga minyak mentah dunia yang belum sesuai harapan membuat para investor berpikir dua kali untuk membeli saham Saudi Aramco. Selain itu, belum diketahuinya cadangan migas di sana juga menjadi pertimbangan khusus.

Editor : Super Admin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi

57 tahun lalu

Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal