Pertama, pahami bentuk emas yang bisa menjadi aset investasi. Terdapat dua bentuk emas yang bisa dipakai, yaitu emas perhiasan dan emas batangan.
Selanjutnya, pahami kapan Anda menjual dan membeli emas. Prita menuturkan, waktu ideal untuk menyimpan emas minimal lima tahun. Hal tersebut dilakukan agar dapat menikmati potensi kenaikan harga.
“Coba sesuaikan tujuan keuangan apa saja yang ingin dicapai minimal lima tahun ke depan, baru membeli emasnya,” kata dia.
Terakhir, Anda harus memahami potensi keuntungan dan risiko berinvestasi emas. Adapun potensi keuntungan berinvestasi emas, yaitu mudah diuangkan, tahan inflasi, bisa dibeli dengan modal terbatas, dan mudah dibeli dengan berbagai pilihan. Sementara risiko yang perlu dikelola, yaitu kehilangan jika disimpan secara fisik dan fluktuasi dalam jangka pendek.
Lebih lanjut, Prita mengatakan, jika antara tujuan keuangan Anda dan emas memang sudah sesuai, maka ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan: