Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami penurunan 16,71 persen menjadi 1,44 juta kali transaksi, dibandingkan 1,73 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Di sisi investor asing, BEI mencatat pada perdagangan Jumat (3/7/2026) terjadi aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp6,08 miliar. Meski demikian, secara akumulatif sepanjang tahun 2026 investor asing masih membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp74,42 triliun.
Secara sektoral, mayoritas sektor berhasil ditutup di zona hijau. Sektor Industrials menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi, yakni 4,86 persen, diikuti teknologi sebesar 2,24 persen, transportasi 1,17 persen, properti 0,90 persen, bahan baku 0,78 persen, dan energi 0,20 persen.
Sebaliknya, tekanan terjadi pada beberapa sektor defensif. Keuangan menjadi sektor dengan pelemahan terdalam sebesar 1,35 persen, disusul kesehatan yang turun 1,27 persen, konsumer turun 0,23 persen, infrastruktur melemah 0,20 persen, serta konsumer non-siklikal terkoreksi 0,12 persen.
Dalam sepekan terdapat 266 saham melemah di atas 2 persen, 134 saham tertekan 0 hingga 2 persen, 207 emiten stagnan, 119 emiten menguat terbatas 1 hingga 2 persen, dan 233 emiten menguat di atas 2 persen.