JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan bergerak terbatas pada perdagangan pekan depan. Hal ini salah satunya dipengaruhi invasi Rusia ke Ukraina.
Kepala Riset Mirae Assets Sekuritas Indonesia, Hariyanto Wijaya mengatakan, prediksi IHSG akan berada dalam fase konsolidatif dengan volatilitas yang bersifat jangka pendek.
"IHSG masih konsolidasi di bawah normal lower band pada uptrend channel jangka pendek yang relatif kuat," ujar Hariyanto dalam risetnya, Minggu (27/2/2022).
Dia menargetkan IHSG bisa merangsek ke area 6.999 dalam skala mingguan. Sementara dalam sebulan, uptrend yang terbatas diprediksi bisa melambungkan indeks acuan ke 7.017.
Secara garis besar, Hariyanto menilai ada peluang bagi perusahaan pertambangan logam dan batu bara untuk meningkat di tengah
kenaikan harga komoditas.