IHSG Pekan Depan Berpotensi Melemah, Ini Pemicunya

Dinar Fitra Maghiszha
IHSG berpotensi melemah pada perdagangan pekan depan. Pelaku pasar dinilai masih wait and see melihat kondisi makro. (Foto: Antara)

"Hal ini turut mempengaruhi sikap hati-hati pelaku pasar," lanjut laporan tersebut.

Dari sisi sentimen luar negeri, Amerika Serikat akan merilis data CB Consumer Confidence bulan Juni 2023 pada pekan depan, serta GDP Growth Rate QoQ Final per Kuartal I 2023 (29/6/2023). Sementara, China akan merilis NBS Manufacturing PMI bulan Juni 2023 (30/6/2023) yang sebelumnya berada di 48,8 bulan Mei 2023.

Apabila indeks manufaktur China pada Juni 2023 masih di bawah 50, maka mengindikasikan pemulihan aktivitas manufaktur masiih cukup lambat di negeri Tirai Bambu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 jam lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.231, Nilai Transaksi Tembus Rp16 Triliun

9 jam lalu

IHSG Dibuka Melonjak ke Level 6.197, 317 Saham Menguat

2 hari lalu

IHSG Sepekan Menguat 4,24 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.749 Triliun

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Nilai Transaksi Sentuh Rp466 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal