IHSG Diramal Menguat Pekan Ini, Berikut Rekomendasi Sahamnya

Anggie Ariesta
Ilustrasi IHSG diramal menguat pada pekan ini. (Foto: iNews.id)

Di sisi lain, sentimen dari Amerika Serikat menunjukkan data ekonomi yang beragam, seperti proyeksi penurunan Indeks S&P Global Manufacturing Flash dan perkiraan kenaikan Initial Jobless Claims serta Indeks PCE. 

Pasar juga menantikan pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, yang diharapkan memberikan sinyal pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Proyeksi penguatan ini muncul setelah IHSG mencetak rekor tertinggi baru (All Time High) di level 8.068 pada pekan lalu. Secara keseluruhan, IHSG menguat dan ditutup di level 8.015 setelah bergerak dalam rentang support 7889 dan resistance 8068.

Investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp1,4 triliun di pasar reguler. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang melemah (-0,19 persen), sementara sektor lain menguat. Sektor industri dan teknologi menjadi penopang utama dengan penguatan masing-masing sebesar +11,01 persen dan +10,18 persen.

Beberapa sentimen penting pekan lalu adalah pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen yang membawa IHSG ke level tertingginya, serta pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin menjadi 4,00-4,25 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

471 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.116

57 tahun lalu

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.217

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.788 triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal