Sementara saham yang masuk daftar top losers yaitu PT Timah Tbk (TINS) turun Rp5 atau 0,56% ke Rp890, PT Trada Alam Minera Tbk(TRAM) turun Rp1 atau 0,61% ke Rp168, PT First Indo American Leasing Tbk (FINN) turun Rp1 atau 0,68% ke Rp145, dan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) turun Rp10 atau 0,83% ke Rp1.190.
Adapun Bursa Asia bergerak sedikit bervariatif setelah Wall Street menguat pada penutupan perdagangan. Investor juga mencermati keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga.
Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,08% pada awal perdagangan setelah mencapai level tertinggi sejak 1996 di sesi sebelumnya.
Down Under, S & P / ASX 200 turun 0,04% karena kenaikan saham pertambangan diimbangi oleh kerugian di sektor keuangan.