IHSG Awal Ramadan Diramal Bergerak di Kisaran 7.200-7.400

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi IHSG di awal Ramadan (ist)

Dari sisi investor asing, data RTI Business menunjukkan asing melakukan profit-taking di seluruh pasar dalam jumlah signifikan sebesar Rp959,12 miliar dalam sepekan. Namun, akumulasi asing masih mencatatkan net-buy Rp7,30 triliun dalam sebulan terakhir.

Secara fundamental pelaku pasar masih mencermati aneka data ekonomi baik dari dalam negeri hingga mancanegara. Pada Rabu depan, Bank Indonesia (BI) akan merilis survei konsumen pada Februari 2024 sebagai ukuran untuk melihat tingkat keyakinan masyarakat Indonesia terhadap kondisi ekonomi.

Sebelumnya pada Januari 2024, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2024 sebesar 125,0, lebih tinggi dibandingkan 123,8 pada bulan sebelumnya.

Dari luar negeri, angka inflasi Amerika Serikat akan menjadi perhatian pasar. Indeks harga konsumen (CPI) AS sebelumnya mencapai 3,1 persen, dengan inflasi inti sebesar 3,9% pada periode Februari 2024.

Bank sentral AS atau Federal Reserve cukup percaya diri dengan data makro, dengan harapan dapat segera menurunkan suku bunga pada tahun ini. Namun, Gubernur Fed Jerome Powell sebelumnya menegaskan pihaknya masih membaca situasi untuk mempertimbangkan kebijakan dovish tersebut.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke 6.101, ARKO-CEKA Pimpin Top Losers

57 tahun lalu

471 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.116

57 tahun lalu

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.217

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal