IHSG Awal Pekan Diramal Melemah di Kisaran 6.886-7.025

Anggie Ariesta
ilustrasi IHSG diramal melemah di awal pekan (ist)

Jadi, jika terjadi pelemahan pada IHSG, kami menilai hal tersebut wajar dan sudah terindikasi secara teknikal. Tugas utama kita hanya mengamati apakah uptrend yang sudah terbentuk di akhir bulan November ini masih tertahankan atau tidak.

"Kesempatan buy on weakness datang selama tren IHSG tidak patah (tren saat ini adalah uptrend)," ujar dia.

Untuk faktor teknikal, IHSG masih menguji resistance 7.000, sebagai support baru. Pergerakan mixed di awal pekan ini adalah hal yang wajar terjadi, melihat secara teknikal juga dimana pada perdagangan hari Jumat pekan lalu, candlestick IHSG membentuk pola shooting star yang merupakan pola bearish.

Sedangkan untuk sentimen, belum ada sentimen baru yang perlu diperhatikan.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 5.28 poin (+0.08%) menuju 7009,63 pada perdagangan hari Jumat 24 November 2023.

Sebanyak 245 saham menguat, 276 saham menurun, dan 231 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 12.3T (all market).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

471 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.116

57 tahun lalu

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.217

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.788 triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal