Dolar AS Menguat Didukung Kenaikan Imbal Hasil Obligasi

Suparjo Ramalan
Dolar AS menguat. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Senin (11/1/2021) waktu setempat di tengah kenaikan imbal hasil obligasi.

Mengutip Xinhua, Selasa (12/1/2021), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,38 persen menjadi 90,4600.

Imbal hasil obligasi AS telah reli baru-baru ini dengan tenor 10 tahun naik di atas 1,1 persen pada Senin, di tengah harapan stimulus fiskal tambahan di bawah pemerintahan Biden.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,2163 dolar AS dari 1,2212 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3524 dolar AS dari 1,3560 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7708 dolar AS dari 0,7747 dolar AS.

Dolar AS dibeli 104,15 yen Jepang, lebih tinggi dari 103,93 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8894 franc Swiss dari 0,8865 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2775 dolar Kanada dari 1,2711 dolar Kanada.

Namun, analis memperkirakan greenback melemah selama prospek pemulihan global tetap menjadi fokus. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Dasco Minta Masyarakat Jual Dolar AS: Minggu Depan Rupiah Menguat

57 tahun lalu

Dasco Bocorkan Pemerintah Siapkan Strategi Khusus untuk Perkuat Rupiah

57 tahun lalu

Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal