KARAKAS, iNews.id – Venezuela berencana meluncurkan mata uang digital atau cryptocurrency ‘petro’ sebanyak 100 juta unit dalam beberapa hari ke depan. Mata uang digital baru tersebut akan menggunakan minyak sebagai jaminan.
Seperti dikutip dari Reuters, rencana mengejutkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro ini diumumkan sejak bulan lalu. Maduro mengatakan, mata uang digital ‘petro’ ini akan dijamin oleh sumber daya alam milik negara berupa minyak, gas, emas, dan berlian. Hal ini sebagai langkah alternatif akibat blokade Amerika Serikat (AS) yang membuat negara Amerika Latin tersebut kehilangan akses terhadap institusi keuangan internasional.
Maduro menjelaskan rencana tersebut bahwa setiap unit ‘petro’ nanti akan dinilai berdasarkan harga minyak yang saat ini sudah menembus 60 dolar As per barel. Dengan demikian, total mata uang digital yang akan dirilis bernilai sekitar 60 miliar dolar AS.
Kendati demikian, rencana Maduro tersebut masih menyisakan keraguan. Selain harga minyak yang fluktuatif dan kredibilitas pemerintah Venezuela yang tengah merosot, mekanisme uang digital tersebut masih belum jelas.
Kelompok oposisi menilai proyek Maduro tersebut sebagai ide aneh yang akan gagal dan tak berguna. Mereka pesimis rencana tersebut bisa menjadi jalan keluar terhadap kondisi negara kaya minyak tersebut yang tengah menghadapi krisis pangan dan kenaikan inflasi luar biasa.