Tambahan modal tersebut memberi efek instan. Stok oli meningkat, layanan servis lebih siap, dan perputaran usaha menjadi lancar.
“Efek dari perkembangan bengkel jadi punya stok oli dengan modal yang lumayan," ujarnya.
Kemudahan proses dan tingkat bunga membuat Jojo memilih tetap menggunakan KUR dari Bank Rakyat Indonesia. Menurut dia, pembiayaan ini mendukung kesinambungan usaha tanpa menekan arus kas.
“Bunganya rendah dan proses sekarang udah pengambilan ketiga," tuturnya.
Seiring usaha berkembang, Jojo menaikkan plafon pinjaman secara bertahap untuk memperkuat operasional bengkel.
“Pertama 20jt, kedua 50jt, ketiga 100jt," lanjutnya.
Seluruh dana KUR dimanfaatkan tepat sasaran, mulai dari modal kerja, promosi, hingga peningkatan layanan. Dampaknya terasa pada prospek usaha dan penghasilan keluarga.