Capaian itu disampaikan Direktur Network & Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I-2026 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Pertumbuhan basis pengguna berjalan seiring lonjakan nilai transaksi. Hingga Triwulan I-2026, volume transaksi BRImo menembus Rp2.042,2 triliun, meningkat 29,4 persen secara year-on-year dibandingkan Maret 2025.
“Basis pengguna BRImo yang besar, yang diikuti dengan pertumbuhan nilai transaksi, menunjukkan bahwa BRImo telah menjadi bagian dari aktivitas keuangan sehari-hari nasabah. Dengan lebih dari 100 fitur yang tersedia, BRImo terus dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan transaksi, sehingga turut mendorong peningkatan pemanfaatan layanan ini,” ujar Aquarius Rudianto.
Performa BRImo yang terus tumbuh juga memberi dampak positif terhadap kinerja dana pihak ketiga BRI. Secara konsolidasian, DPK BRI meningkat 9,4 persen secara tahunan dan mencapai Rp1.555,1 triliun.