Bitcoin Naik ke Atas 30.000 Dolar AS, Investor Diminta Tetap Waspada

Aditya Pratama
Harga Bitcoin alami kenaikan setelah mengalami titik terendah dalam enam bulan perdagangan. Namun, investor harus waspada karena penguatannya yang tak pasti. (Foto: Istimewa)

"Terutama karena tingkat itu adalah tempat banyak institusi dan perusahaan besar membeli dan mereka sangat tidak mungkin membiarkan perdagangan mereka terlalu jauh. bawah air,” kata dia.

Bitcoin telah menurun lebih dari setengahnya sejak mencapai level tertinggi sepanjang masa di 68.982,20 dolar AS pada November 2021. Kripto tersebut saat ini diperdagangkan dalam kisaran ketat sebelum jatuh di bawah 30.000 dolar AS pada bulan ini setelah runtuhnya Terra.

"Lingkungan April yang sudah menantang diperburuk pada bulan Mei oleh runtuhnya stablecoin algoritmik UST yang mendorong kombinasi penjualan paksa dan ketidakpastian untuk berdampak negatif pada ekosistem kripto yang lebih luas. Sementara volume perdagangan tampak agak lebih tinggi di bulan Mei dari April yang tertekan, hampir semua ukuran pertumbuhan lainnya menurun bulan lalu," ucap analis riset JPMorgan Kenneth Worthington dalam sebuah catatan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal