Berbeda dengan jumlah investor yang tidak terpengaruh pelaksanaan pemilu, pergerakan IHSG justru disebut akan terpengaruh pelaksanaan pesta demokrasi.
Head of Institutional Research Sinarmas Sekuritas Isfhan Helmy memperkirakan, IHSG akan terus menanjak dan bisa menutup tahun di atas level 8.150. Secara valuasi, estimasi P/E untuk IHSG jika pemilu dilaksanakan satu putaran adalah 16x. Sedangkan untuk dua putaran adalah 15.3x.
Adapun, sektor-sektor yang biasanya mempunyai performa cukup baik setelah pemilu antara lain industrial estate dan juga infrastruktur. Dalam hal ini dirinya merekomendasikan emiten-emiten semen.
Di samping itu, perhatian terhadap sektor kesehatan juga akan memberi outlook lebih cerah kepada operator rumah sakit. “Sementara sektor-sektor utama penggerak IHSG pasca pemilu masih akan datang dari perbankan dan juga telekomunikasi,” ujar Ishfan.
Pasar saham, lanjut dia, mungkin akan merespons pelemahan Produk Domestik Bruto (PDB) hanya dalam jangka pendek, karena pergerakan IHSG akan lebih berpengaruh pada sentimen pemilu, di mana jika akan berlangsung dua putaran maka ketidakpastian akan membuat dana asing keluar dari pasar saham.