Amazon hingga Facebook Setuju Tarif Pajak Perusahaan Global Minimal 15 Persen

Aditya Pratama
Pajak. (Foto: ilustrasi/Americans for Prosperity)

Google juga menyambut baik kesepakatan tersebut. Juru bicara Google mengatakan, perusahaan sangat mendukung kesepakatan untuk memperbarui aturan pajak internasional. Mereka berharap negara-negara tersebut terus bekerja sama untuk memastikan kesepakatan yang seimbang dan berkelanjutan. 

Kesepakatan antara Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, Jerman, Kanada, Italia, dan Jepang, ditambah Uni Eropa, menandai langkah penting menuju penutupan celah pajak yang sering digunakan, yang memungkinkan perusahan besar global menghindari pajak di dalam maupun luar negeri. 

Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak pada Sabtu lalu mengatakan, kesepakatan ini akan menciptakan sistem pajak yang lebih adil dan cocok untuk abad 21. Sementara Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan, kesepakatan tersebut menandai komitmen signifikan dan belum pernah terjadi sebelumnya. 

"Pajak minimal global ini akan mengakhiri persaingan ketat dalam perpajakan perusahaan, dan memastikan keadilan bagi kelas menengah dan pekerja di AS dan di seluruh dunia," ujarnya. 

Namun badan amal Oxfam menyatakan, tarif pajak perusahaan global itu terlalu rendah dan tidak akan menghentikan operasional surga pajak. 

"Tidak masuk akal bagi G7 untuk mengklaim itu merombak sistem pajak global yang kacau dengan menetapkan tarif pajak perusahaan minimum global yang mirip dengan tarif rendah yang dikenakan oleh surga pajak, seperti Irlandia, Swiss, dan Singapura. Mereka menetapkan standar sangat rendah," kata Direktur Eksekutif Oxfam Gabriela Bucher, dikutip dari BBC
 
Menurut dia, kesepakatan itu tidak adil karena menguntungkan negara-negara G7, di mana banyak perusahaan besar beroperasi, dengan mengorbankan negara-negara miskin.

Kepala Exceutive Tax Justice Network Alex Cobham menyebut, kesepakatan tersebut sebagai titik balik. Namun, menurutnya, itu tetap sangat tidak adil. 

"Kami membuat langkah baru hari ini -gagasan tentang tarif pajak minimal-, yang kami butuhkan adalah memastikan bahwa manfaatnya, pendapatan didistribusikan secara adil di seluruh dunia," ujar Cobham. 

Sementara itu, kesepakatan ini akan kembali dibahas dalam pertemuan dengan anggota G20 di Italia pada Juli mendatang

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
15 hari lalu

Panas! Trump Sebut Macron Segera Lengser sebagai Presiden Prancis

Internasional
15 hari lalu

Cekcok dengan Macron, Trump Tak Akan Hadiri Pertemuan Darurat G7

Nasional
16 hari lalu

Perakit Senjata Api Ilegal di Sumedang Jualan Lewat Facebook-TikTok

Nasional
31 hari lalu

Nadiem Heran Didakwa Perkaya Diri Rp809 Miliar: Tak Sepeser pun Uang Masuk Kantong Saya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal