3 Fakta Dolar AS Sentuh Rp 17 Ribu: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Komaruddin Bagja
3 fakta 1 Dolar AS Sentuh Rp 17 ribu (Foto: Istimewa)


Penurunan nilai tukar memperbesar risiko inflasi, terutama untuk barang-barang impor seperti bahan baku industri dan produk elektronik.


2. Penyebab Utama: Kebijakan Tarif Trump 


Pelemahan rupiah tidak terjadi tanpa sebab. Salah satu faktor utama adalah kebijakan tarif impor resiprokal yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump pada awal April 2025. Tarif ini dikenakan sebesar 32% untuk produk asal Indonesia, menjadikannya salah satu tarif tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara.


Bahkan Trump sendiri menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan ditunda meskipun ada kritik dari berbagai pihak.


“Kita memiliki banyak, banyak, negara yang akan berunding dengan kami dan itu akan menjadi kesepakatan yang adil dan dalam kasus tertentu, mereka akan membayar tarif besar. Akan ada kesepakatan yang adil," kata Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (8/4/2025).


Menurut pengamat pasar uang, Lukman Leong, rupiah berpotensi mengalami tekanan lebih lanjut mengingat sentimen risk-off yang masih sangat kuat dan berlanjut di pasar ekuitas serta mata uang negara berkembang yang juga melemah cukup signifikan pagi ini.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp17.848 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal