Warren Buffett Tak Bisa Jadi Orang Terkaya di Dunia, Ini Alasannya

Aditya Pratama
Investor legendaris, Warren Buffett merupakan salah satu orang terkaya di dunia, dan bisa menjadi lebih kaya dari saat ini jika tidak menjadi seorang dermawan. (Foto: Reuters)

Sementara, ketiga anak Buffett dan sebuah yayasan yang dinamai mendiang istrinya telah mendapatkan sisa sahamnya sebagai hadiah yang ditujukan khusus untuk disumbangkan ke badan amal pilihan mereka. Saham senilai lebih dari 4,8 miliar dolar AS disumbangkan ke yayasan yang dinamai sesuai nama mendiang istrinya, Susan Thompson Buffett Foundation, yang berfokus pada perawatan kesehatan dan pendidikan. 

Kemudian, Buffett telah menyumbangkan total lebih dari 8 miliar dolar AS kepada tiga badan amal anak-anaknya, yakni Yayasan Sherwood, Yayasan Howard G. Buffett dan Yayasan NoVo.

Setelah hampir dua dekade menyumbang, investor berusia 93 tahun ini telah mengurangi kepemilikannya di Berkshire menjadi 207.963 saham kelas A, yang masih bernilai sekitar 128 miliar dolar AS.

Ketika semua sudah dikatakan dan dilakukan, Buffett dan pengelola tanah miliknya akan memindahkan lebih dari 99 persen kekayaannya untuk amal.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun

57 tahun lalu

David Beckham Masuk Jajaran Orang Terkaya di Dunia, Hartanya Tembus Rp17,8 Triliun

57 tahun lalu

Profil Michael Bambang Hartono, Orang Terkaya di Indonesia yang Meninggal Dunia Hari Ini

57 tahun lalu

Fantastis! Lukisan Kuda Api SBY Dibeli Orang Terkaya Kedua di RI, Laku Rp6,5 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal