“Tapi yang jelas kalau dari produk pertanian kita itu cukup hanya memang untuk istilah yang dilakukan itu untuk jaga-jaga saja kalau terjadi apa-apa. Sebenarnya itu cadangan, cadangan saja. Sifatnya antisipasi saja karena seperti yang tadi dikatakan kita masih surplus 2022 ini, jadi tidak ada masalah,” ucapnya.
Ma'ruf mengungkapkan soal kenaikan harga beras di pasaran juga dampak dari krisis pangan global. “Oleh karena itu, BBM naik, jadi dampak-dampak itu tentu akan berpengaruh,” katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan ada mafia beras saat ini. Menurutnya, banyak pihak yang menginginkannya keluar dari Bulog.
Buwas menyebut, dugaan sementara mafia beras melibatkan supplier dan anggota internal Bulog. Perkara ini akan dilaporkan agar diusut oleh pihak berwenang atau penegak hukum.
"Tadi saya bilang, ada yang mafia emang iya, kayak apa mafianya? Nanti lah saya ceritakan sama Satgas Pangan, kalau saya buka di sini langsung kabur, langsung hilang, jadi jangan nanti mengelak-ngelak," ujar Buwas saat konferensi pers, Jumat (20/1/2022).