Utang Indofarma (INAF) Lebih Besar dari Aset, Tanggung Defisit Rugi Rp736,64 Miliar di Semester I 2023

Dinar Fitra Maghiszha
PT Indofarma Tbk. (Foto: dok iNews)

Penjualan INAF anjlok 36,59 persen yoy menjadi Rp363,96 miliar, dibandingkan semester satu tahun lalu di angka Rp574,05 miliar. Produk obat etikal (resep) di pasar domestik menjadi tulang punggung pemasukan senilai Rp208,54 miliar, disusul fast moving consume goods (FMCG) sebanyak Rp84,76 miliar. Kontribusi alat kesehatan hingga jasa klinik memberi pemasukan senilai Rp16,94 miliar, sementara vaksin sebesar Rp32,92 miliar, dan over-the-counter Rp6,67 miliar.

Dari sisi spending, beban produksi ikut tergerus mengikuti penurunan penjualan. Demikian juga ongkos penjualan yang mencapai Rp52,38 miliar. Di sisi lain, gaji dan jaminan sosial (di pos administratif) naik secara tahunan (yoy) menjadi Rp44,86 miliar, dari Rp36,68 miliar.

Kas yang dipegang pada akhir Juni 2023 mencapai Rp258,16 miliar, berkurang hampir Rp12 miliar dari awal tahun akibat penerimaan kas yang lebih rendah dari biaya kepada pemasok dan karyawan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
6 hari lalu

KPIG Bukukan Laba Bersih Rp94,6 Miliar di Kuartal I 2026, Melesat 55,8 Persen

Nasional
6 hari lalu

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.550 per Dolar AS Pekan Depan, Ini Sentimennya

Nasional
9 hari lalu

Viral Patungan APBN untuk Lunasi Utang, Kemenkeu: Berita Hoaks

Nasional
18 hari lalu

Purbaya Beri Sinyal Utang KCIC di Bawah Kemenkeu, Tunggu Pengumuman AHY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal