Usai Nego dengan Kreditur, Surat Utang yang Diterbitkan Garuda Naik Jadi Rp12,2 Triliun

Suparjo Ramalan
Usai nego dengan kreditur, surat utang yang diterbitkan Garuda naik jadi Rp12,2 triliun. (Foto: Okezone)

Meski begitu, dia tidak mengungkapkan alasan utama manajemen Boeing enggan ikut berpartisipasi dalam PKPU emiten dengan kode saham GIAA ini. 

"Jika Boeing tidak partisipasi di PKPU namun punya nilai besar tidak ajukan tagihannya dalam kurun waktu yang ditentukan, maka ini akan dikurangi. Jika Boeing tak mengajukan tagihannya jadi angka 825 juta dolar AS akan berkurang proporsional terhadap tagihan Boeing," tuturnya. 

Adapun utang Garuda Indonesia yang ditetapkan Tim Pengurus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sebesar Rp142 triliun. Jumlah ini terdiri atas Daftar Piutang Tetap (DPT) lessor, DPT preferen, dan DPT nonlessor. 

Jumlah utang BUMN penerbangan tersebut tercatat naik dari laporan sebelumnya, di mana hingga kuartal III 2021 utang perusahaan mencapai Rp139 triliun. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

57 tahun lalu

Prabowo Mendadak Panggil Dirut Garuda ke Istana, Ada Apa?

57 tahun lalu

Garuda Indonesia Resmi Naikkan Harga Tiket Pesawat!

57 tahun lalu

Prabowo Instruksikan Garuda dan Saudi Airlines Buat Perusahaan Patungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal