Traffic Penerbangan Turun 95 Persen, AP I: Terburuk dalam Sejarah Kami Berdiri

Djairan
Papan monitor jadwal penerbangan di Bandara. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I melaporkan jumlah  penerbangan yang turun hingga 95 persen. Hal tersebut imbas dari pandemi Covid-19 yang membuat traffic penerbangan lumpuh di 15 bandara di Indonesia bagian tengah dan timur.

Sejak Februari 2020 penerbangan umrah serta dari atau ke China dihentikan. Pada Maret lalu, penerbangan dibatasi ke negara zona merah corona. 

Lalu pada April juga adanya penghentian penerbangan komersial seiring berlakunya Permenhub Nomor 25 Tahun 2020, tentang pengendalian transportasi selama masa mudik. “Industri penerbangan dampaknya paling besar, setelah hospitality dan tourism. Di bulan Mei ini saya kehilangan traffic hampir 100 persen, yakni 95 persen. Terburuk dalam sejarah AP I berdiri. Itu 5 persen sisanya hanya untuk melayani angkutan logistik,” ujar Direktur AP I Faik Fahmi dalam diskusi MarkPlus Industry Roundtable via online, Selasa (12/5/2020).

Tak hanya operasional penerbangan, pendapatan lainya yang ikut terganggu di bandara yang dikelola AP I adalah sektor food and beverage (F&B), juga parkir yang terimbas karena tidak ada penumpang dan penjemput di bandara.

“Hal yang tak kalah penting yakni, di tengah larangan penerbangan sejak awal tahun, operator bandara diwajibkan untuk tetap beroperasi,” ujar Faik.

Kesulitan yang dihadapi industri penerbangan saat ini, tidak bisa memastikan kapan dampak pandemi ini akan selesai. Selain itu, juga tidak bisa memastikan kebijakan seperti apa yang akan dikeluarkan pemerintah karenan Permenhub Nomor  25 diberlakukan mendadak. 

Namun sekarang, penerbangan komersial sudah mulai beroperasi lagi secara terbatas, dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal