Toshiba Akan Keluar dari Bursa Efek Tokyo setelah 74 Tahun Melantai

Aditya Pratama
Toshiba akan mengakhiri 74 tahun bersejarah di Bursa Efek Tokyo setelah sekelompok investor membeli saham mayoritas perusahaan. (Foto: Reuters)

Dua tahun kemudian, perusahaan tersebut mengungkapkan kerugian besar pada bisnis tenaga nuklirnya di AS, Westinghouse, dengan penurunan nilai sebesar 700 miliar yen. Untuk menghindari kebangkrutan, mereka menjual bisnis chip memorinya pada tahun 2018, yang dipandang sebagai permata mahkota dalam portofolio perusahaan.

Sejak itu, Toshiba telah menerima beberapa tawaran pengambilalihan, termasuk satu dari grup ekuitas swasta Inggris CVC Capital Partners pada tahun 2021, yang kemudian ditolak.

Pada tahun yang sama, perusahaan tersebut kedapatan berkolusi dengan pemerintah Jepang untuk menekan kepentingan investor asing. “Toshiba, di mata banyak orang Jepang dan khususnya pemerintah, adalah harta nasional, yang merupakan bagian dari masalah ini,” ujar Fasol.

Perusahaan tersebut kemudian mengumumkan rencana untuk memecah perusahaan menjadi tiga bisnis terpisah. Dalam beberapa bulan, rencana tersebut direvisi, dan dewan direksi mengatakan akan membagi perusahaan menjadi dua unit.

Sebelum rencana pembubaran baru terlaksana, pengurus perseroan menyatakan sedang mempertimbangkan tawaran JIP untuk menjadikan perusahaan itu swasta.

Toshiba juga merupakan nama paling ikonik yang mengikuti tren perusahaan-perusahaan Jepang yang melakukan go private untuk menghindari 'keharusan bertanggung jawab' kepada pemegang saham.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Purbaya Beberkan Tugas Juda Agung usai Resmi Jadi Wamenkeu, Apa Saja?

Keuangan
3 hari lalu

Saksikan IG Live MNC Sekuritas Sore Ini: Strategi Investasi di Tengah Dinamika IHSG

Bisnis
5 hari lalu

Klasifikasi Investor Saham Berubah Jadi 27 Kategori, Berikut Daftarnya

Nasional
5 hari lalu

Menlu Sugiono Ajak Pebisnis dan Investor Slovakia Kerja Sama dengan Danantara 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal