Top! Biodiesel B35 Bisa Hemat Devisa Impor hingga Rp512 Triliun

Tim iNews.id
ilustrasi biodiesel B35 bisa hemat devisa negara. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) terus mendukung program mandatori biodiesel pemerintah yang baurannya akan ditingkatkan menjadi 35 persen (B35) tahun depan. Bahkan, program itu dinilai akan menghemat devisa hingga Rp512 triliun.

Menurut Direktur BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit), Normansyah Hidayat Syahruddin penghematan itu terjadi karena pengembangan biodiesel sebagai energi baru dan terbarukan.

“Dari program B35 yang kita laksanakan saat ini, nilai devisa yang bisa dihemat mencapai Rp512,07 triliun,” ucap dia dalam paparannya pada seminar yang diselenggarakan Rumah Sawit Indonesia (RSI) di Jakarta, Senin (18/11/2024). 

Sebagai informasi, seminar dalam rangka Kongres I RSI ini mengambil tema “Menggapai Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi melalui Perkebunan Sawit untuk Menuju Indonesia Emas 2045".

Peran BPDPKS memang sangat strategis dalam mensukseskan program mandatori biodiesel. Sebagai pengelola dana pungutan ekspor sawit, BPDPKS menjamin keberlanjutan program mandatori biodiesel.  

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
8 hari lalu

Transisi ke BBM Baru B50 Berlangsung hingga September, Pertamina Salurkan Bertahap

10 hari lalu

Bahlil Jamin Harga BBM Baru B50 untuk Kapal Nelayan Tetap Murah

10 hari lalu

Prabowo Resmikan BBM Baru B50: Indonesia Negara Pertama yang Menerapkan

10 hari lalu

Presiden Prabowo Hadiri Peluncuran BBM Baru B50 di Rest Area KM 57 Tol Japek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal