Tolak Pajak Sepeda, Komunitas B2W: Kalau Benar Dipajaki, Kemunduran Luar Biasa

Antara
Lajur khusus sepeda di Jalan Darmo Kota Surabaya. (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Komunitas Bike to Work (B2W) menolak ide pajak sepeda di Indonesia. Keberadaan sepeda justru perlu didukung karena dapat menjadi solusi atas berbagai masalah di kota-kota besar.

Ketua Komunitas B2W, Poetoet Soedarjanto mengatakan, kabar penerapan pajak sepeda sudah dibantah Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dia berharap tidak ada lagi isu soal pajak sepeda.

"Dalam salah satu artikel media massa, Kemenhub sudah membantah itu. Tapi jika pun hal yang tidak benar tadi menjadi benar, maka ini adalah sebuah langkah kemunduran yang luar biasa dari pengelola negara ini," katanya, Kamis (2/7/2020).

Menurut Poetoet, sudah menjadi rahasia umum bahwa polusi udara, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di kota-kota besar sudah parah. Jika dihitung matematis, kerugian dari tiga persoalan tersebut mencapai ratusan triliun rupiah per tahun.

"Karenanya, sepeda, angkutan massal serta pejalan kaki adalah pilihan moda transportasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Jika mampu menyelesaikan kerugian ratusan triliun rupiah per tahun, layakkah sepeda dikenakan pajak?," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
12 hari lalu

Maskapai Penerbangan Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1 Persen Mulai 2027

18 hari lalu

Pilot Asal AS Tewas saat Pesawat Dibakar di Yahukimo Papua, Ini Identitasnya

22 hari lalu

Bandara Husein Sastranegara Dibuka lagi September 2026, Kemenhub Tetap Optimalkan Kertajati

23 hari lalu

Bandara Husein Sastranegara di Bandung bakal Dibuka lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal