Tidak Hanya Retailer Resmi, Erajaya Sebut Aturan IMEI Bakal Untungkan Pemerintah

Antara
Gerai Erafone milik PT Erajaya Swasembada Tbk. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - PT Erajaya Swasembada Tbk menyambut baik rencana pemerintah menerapkan aturan validasi IMEI. Dengan aturan tersebut, ponsel yang masuk ke Indonesia lewat pasar gelap (black market/BM) akan diblokir.

Direktur Pemasaran dan Komunikasi Erajaya, Djatmiko Wardoyo mengatakan, dampak aturan tersebut bakal positif bagi emiten dengan kode ERAA tersebut. Bahkan, kata dia, juga akan menguntungkan pihak lain.

"Dampaknya akan bagus bukan hanya buat Erajaya sebagai importir, distributor, dan retailer resmi, tetapi juga buat pemerintah dan konsumen," kata Djatmiko, Kamis (4/7/2019).

Menurut dia, peredaran ponsel ilegal saat ini sangat meresahkan karena menggerus pangsa pasar ponsel yang resmi, termasuk pemilik gerai Erafone ini. Selain itu, pemerintah juga dirugikan lantaran pendapatan yang seharusnya diterima menjadi hilang.

Dia memperkirakan, pendapatan negara dari pos pajak pertambahan nilai (PPN) akan meningkat. Pasalnya, ponsel ilegal tidak membayar pajak sehingga harganya lebih murah.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
2 tahun lalu

Erajaya Swasembada Bakal Bagi Dividen Rp17 per Saham

Bisnis
3 tahun lalu

Sinar Eka Selaras (ERAL) IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Bisnis
3 tahun lalu

Anak Usaha Erajaya Sinar Eka Selaras (ERAL) IPO, Bidik Dana Rp425,37 Miliar

Bisnis
3 tahun lalu

Erajaya Swasembada (ERAA) Akan Bagi Dividen Rp299,88 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal