Tesla Tertarik Bangun Sistem Penyimpanan Energi Baterai di Indonesia

Taufik Fajar
Tesla ingin membangun sistem penyimpanan energi (energy storage system/ESS) di Indonesia. (Foto: Ist)

Dia menambahkan, ESS ini juga banyak diminati negara lain karena efisien. "Mereka (Tesla) sebenarnya dari sisi permintaan dengan negara lain sudah sangat tinggi. Namun, mereka ingin kerja sama dengan Indonesia," katanya.

Seto mengatakan, rencana investasi tersebut juga selaras dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong energi baru terbarukan. Untuk konkretnya, tim Tesla akan menggelar pertemuan dengan holding BUMN tambang.

"Untuk kelanjutan rencana investasi ini, pekan depan Tesla bersama PT Aneka Tambang Tbk, PT Inalum (Persero) juga akan mengadakan pertemuan kembali secara virtual," ucap Seto.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun

26 hari lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

27 hari lalu

Diduga Gunakan Fitur Autopilot, Mobil Listrik Tesla Tabrak Rumah Tewaskan Lansia

1 bulan lalu

Tesla Klaim Mobil Full Self-Driving 10 Kali Lebih Aman dari Manusia, Senator AS Minta Bukti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal