Terdampak Covid-19, Progres Konstruksi Proyek Blok Masela Baru 2,2 Persen

Suparjo Ramalan
Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto. (Foto: Okezone)

Selain itu, kata Dwi, Inpex juga tengah melakukan pengadaan desain teknis akhir Front End Engineering Design (FEED) kilang darat (onshore), fasilitas produksi, penyimpanan dan bongkar muat terapung Floating Production Storage and Offloading (FPSO), pipa gas, dan fasilitas bawah laut atau Subsea Umbilicals, Risers and Flowlines (SURF).

"Untuk pra-kualifikasi dari calon-calon yang akan mengerjakan empat paket tadi itu selesai. Kemudian, dokumen lelang sedang disiapkan," kata mantan direktur utama Pertamina itu.

Operator juga tengah melakukan pengumpulan data Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang mencapai 60 persen. Sebelumnya, kerangka Amdal telah disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 25 Februari 2020.

Sementara terkait dengan pengerjaan survei geofisika dan geoteknik untuk mendukung FEED fasilitas produksi dan pipa bawah laut telah diserahkan kepada perusahaan Fugro.

"Namun mobilisasi peralatan dan personil tertunda karena wabah virus Covid-19 yang seharusnya di Maret 2020 sudah mulai bergerak," kata dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
5 hari lalu

Siap-Siap! Proyek Blok Masela bakal Serap 12.000 Tenaga Kerja

5 hari lalu

Harga Gas Blok Masela Belum Final, Bahlil Ungkap Ada Biaya Pembangunan Pipa 180 Km

5 hari lalu

Bahlil Pastikan 30 Persen Tenaga Kerja Proyek Gas Abadi Masela Warga Maluku

5 hari lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal