Tekan Impor, Ini 3 Strategi Mentan Genjot Produksi Kedelai Nasional

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Istimewa)

Minimnya produksi kedelai dipicu kurangnya minat petani untuk menanam kedelai disebabkan oleh harga jual yang kurang menguntungkan jika dibandingkan dengan menanam komoditas lain misalnya jagung. 

Mentan menjelaskan, sebetulnya kedelai dan jagung memiliki harga jual yang sama, akan tetapi tingkat produktivitas kedua komoditas tersebut sangat jauh berbeda. Misal Perhektare jagung bisa menghasilkan 6-7 ton, maka saat ini kedelai hanya mampu memproduksi 1,5 juta dengan luasan lahan yang sama.

"Berapa harga kedelai tentu saja kita berharap harganya betul-betul bisa menghitung biaya produksi dan akhirnya para petani kita yang kemarin beralih dari kedelai ke jagung dan lain-lain mau kembali menanam kedelai," ujar Syahrul.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Telepon Nanik S Deyang, Mentan Minta BGN Serap Telur Ayam Peternak

57 tahun lalu

Kementan Sebut Sektor Peternakan Punya Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal