"Oleh karena itu, kami tidak hanya menyediakan sarana transportasi, tetapi juga memastikan setiap pemudik merasa tenang selama di perjalanan dengan adanya pendampingan dan asuransi jiwa dari grup usaha kami, yaitu Taspen Life,” ucapnya.
TASPEN juga memperluas jangkauan program dengan menyediakan 15 unit bus bagi pegawai di lingkungan kementerian. Alokasi tersebut mencakup 5 unit bus untuk Kementerian Sekretariat Negara, disusul dukungan dari TASPEN untuk Kementerian PANRB, Kementerian Hak Asasi Manusia, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Luar Negeri dan Bappenas (masing-masing 2 bus). Kerja sama ini mempertegas peran TASPEN dalam membangun sinergi antarlembaga demi mendukung mobilitas masyarakat yang lebih tertib pada periode Idulfitri 1447 H.
Selain itu, seluruh armada bus pada program mudik tahun ini juga telah dirancang untuk menjangkau sejumlah kota tujuan utama yang menjadi destinasi mudik masyarakat, antara lain Semarang (via utara), Yogyakarta (via selatan dan via tengah), Madiun (via Tol Cipali), Malang (via Yogyakarta dan via tengah), Solo–Sragen, Surabaya (via utara), Padang, serta Jambi.
Selain fasilitas transportasi, TASPEN juga menyiapkan berbagai dukungan bagi peserta mudik berupa merchandise dan perlengkapan perjalanan, seperti kaos dan topi peserta, tumbler, payung, serta paper bag. Panitia juga menyediakan paket obat-obatan ringan seperti minyak angin, obat antemabuk perjalanan, serta perlengkapan kesehatan lainnya untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan.
Melalui program mudik ini, TASPEN juga berupaya menghadirkan inisiatif yang dapat memberikan nilai tambah dan positif bagi masyarakat. Hal ini juga tidak hanya mendukung kelancaran perjalanan mudik masyarakat, tetapi juga memperkuat peran TASPEN sebagai Center of Excellence dalam pengelolaan jaminan sosial aparatur negara, yang senantiasa mengedepankan pelayanan prima, kolaborasi lintas instansi, serta kontribusi berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.