Dalam sambutannya, Direktur Utama PT TASPEN (Persero) A.N.S Kosasih mengapresiasi seluruh mitra TASPEN yang mendukung komitmen TASPEN dalam menghadirkan kesejahteraan ASN di seluruh Indonesia.
“Sebagai perusahaan jaminan sosial khusus bagi ASN, TASPEN terus komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan bagi kesejahteraan Aparatur Sipil Negara baik yang masih aktif, pensiunan, dan pejabat negara melalui beragam inovasi layanan dan program manfaat di era digitalisasi ini,” tutur A.N.S Kosasih.
Sementera itu, pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widiyantini menjelaskan, dalam skala global dan aspek ketenagakerjaan setidaknya terdapat 800 juta orang di dunia yang kehilangan pekerjaan karena revolusi industri 4.0. Hal ini merupakan tantangan digitalisasi yang dihadapi para ASN.
"Untuk itu, terdapat beberapa faktor penting masa depan yang perlu diperhatikan ASN, yaitu teknologi dan digitalisasi menjadi hal mendasar dalam tata kelola birokrasi, usia muda yang mendominasi, skema bekerja yang mulai berganti, kompetisi yang semakin ketat, dan pentingnya soft skill bagi para ASN. Aparatur Sipil Negara harus fokus melakukan revolusi digital dan mempu menjalan birokrasi secara profesional dan berkualitas," kata Rini
Maka dari itu, lanjutnya, penting pula bagi kementerian atau lembaga dan TASPEN membentuk sinergi dan kolaborasi agar mewujudkan ASN Indonesia yang bahagia dan sejahtera.