Tak Hanya Pasar Tanah Abang, Pasar Cipulir Juga Sepi Pembeli 

Heri Purnomo
Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, yang dikenal sebagai pusat grosir produk tekstil dan pakaian jadi kini nasibnya tidak jauh berbeda dengan Pasar Tanah Abang. (Foto: Heri Purnomo/MPI)

Salah seorang pedagang, Yulina, yang sudah 18 tahun berjualan di Pasar Cipulir mengungkapkan bahwa kondisi pasar sepi pembeli sudah berlangsung sekitar satu tahun.

"Kondisi sepi ini sudah setahun lebih dan ini berdampak terhadap pendapatan," ucap Yulina.

Dia mendugasepinya pembeli ke Pasar Cipulir ini karena menjamurnya barang-barang yang mulai dijual di sejumlah platform media sosial dan harganya sangat jauh berbeda dengan yang dijual di pasar langsung.

"Ya itu karena ada Lazada, Shopee, TikTok juga. (Harganya) beda banget, misalnya legging di sini satunya Rp18.000, sementara itu di online Rp10.000 atau Rp8.000," katanya.

Ketika ditanya apakah akan beralih ke penjualan online seperti yang dilakukan oleh penjual lainnya, Yulina menyebut bahwa dirinya tidak mahir menggunakan media sosial atau e-commerce. "Enggak ya, karena saya enggak mahir," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
18 jam lalu

Pramono Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Main Medsos: Jakarta Jadi Role Model

4 hari lalu

Ini Alasan Mamah Dedeh Tak Mau Punya Media Sosial

4 hari lalu

Mamah Dedeh Tolak Punya Media Sosial dan YouTube, Pilih Habiskan Waktu Berkebun

17 hari lalu

Viral Kajian BEM Fakultas Psikologi terkait LGBT, UI: Bukan Sikap Resmi Kampus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal