SWF Terbesar di Dunia Rugi Rp539 Triliun pada Kuartal III 2023, Ini Biang Keroknya

Aditya Pratama
Bank Sentral Norwegia. (Foto: Reuters)

SWF terbesar di dunia dengan nilai 1,4 triliun dolar AS ini didirikan untuk menginvestasikan kelebihan pendapatan dari sektor minyak dan gas negara. Hingga saat ini, dana tersebut telah menyalurkan dana ke lebih dari 9.200 perusahaan di 70 negara di seluruh dunia.

Dana tersebut melaporkan kerugian kuartalan sebesar 3,3 persen atas investasinya pada real estate yang tidak terdaftar, sementara kerugian kuartal ketiga atas investasi infrastruktur energi terbarukan mencapai 2,4 persen.

Pada akhir kuartal ketiga, ekuitas menyumbang 70,6 persen dari investasi dana tersebut, sedikit turun dari tiga bulan sebelumnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
3 hari lalu

Dukung Program Transmigrasi, AHY Genjot Infrastruktur Dasar

Nasional
3 hari lalu

AHY Siapkan Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
3 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal