Swasembada Tercapai, Zulhas Jamin Tak Akan Impor Beras hingga 2026

Achmad Al Fiqri
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut Indonesia tidak akan membuka keran impor beras hingga tahun depan setelah swasembada tercapai. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah telah menyerap 1,5 juta ton beras dari petani hingga April 2025. Dia optimistis bisa menyerap sebanyak 2 juta ton pada akhir tahun nanti.

Adapun, beras dibeli dengan menggunakan nilai harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram (kg).

"Kita sampai akhir April ini sudah berhasil menyerap 1,5 juta beras yang baru. Baru sampai April nih. Berarti kalau akhir tahun kalau 2 juta sih yah 99,9 akan tercapai lah," ujar pria yang akrab disapa Zulhas itu saat diitemui di sela-sela acara Halal Bihalal di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (20/4/2025).

Setelah berhasil menyerap 1,5 juta ton beras dari petani, Zulhas menuturkan, Indonesia tidak akan membuka keran impor beras hingga tahun depan. 

Dia menilai, swasembada beras telah tercapai pada akhir April nanti.

"Dengan 1,5 juta saja artinya InsyaAllah kita tidak akan impor beras sampai tahun depan. Bahasa terangnya kita kalau dikatakan swasembada sudah kita capai sampai April," katanya.

"Itu contohnya karena kita memberikan pelayanan yang baik, pupuknya cepat, rantai birokrasi yang panjang kita potong. Sekarang lagi gancar membangun irigasi, irigasi juga aturannya berbelit-belit," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Zulhas: Artinya Presiden Dengar Suara Rakyat

57 tahun lalu

Bulog Serap 3 Juta Ton Beras hingga Juni 2026, Sudah 75% dari Target

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Bulog Usul Perpanjang Bantuan Pangan Beras 20 Kg pada Juni-Juli 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal