Subsidi Energi Bengkak, Masyarakat Diminta Bersiap karena RI Bukan Negara Kaya Minyak

Iqbal Dwi Purnama
Subsidi energi bengkak, masyarakat diminta bersiap karena RI bukan negara kaya minyak. Foto: Sindonews

Dia menuturkan, kondisi geopolitik bakal terus bergejolak dan akan mengancam fluktuasi harga pangan maupun energi. Ketika harga energi naik akan memberi dampak, sehingga maka mau tidak mau APBN harus selalu siap sedia.

"Dalam jangka panjang tidak bisa ditunda. Kondisi geopolitik bakal mengganggu ketahanan energi maupun ketahanan pangan kita, maka urusan energi ini harus dipercepat," ujarnya.

"Sebetulnya gampang saja, kalau harga internasional naik, ya tinggal dinaiki saja harga BBMnya, subsidi maupun nonsubsidi," imbuh Yusuf.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Wanti-Wanti Risiko Kelangkaan Pertalite usai Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

Pertalite Laris Manis usai Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter

57 tahun lalu

Driver Ojol Menjerit Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250: Terlalu Tinggi!

57 tahun lalu

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Langsung Mengular

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal