Sri Mulyani Peringatkan Risiko Inflasi gegara Harga Beras Naik

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Sri Mulyani wanti-wanti inflasi karena kenaikan harga beras. (Foto: screenshot)

Meskipun demikian, beberapa komoditas justru mengalami inflasi, antara lain bawang merah (dengan andil inflasi 0,05 persen) dan beras (0,03 persen). Inflasi juga didorong oleh kenaikan biaya kuliah, emas perhiasan, dan biaya sekolah dasar.

Menurut data BPS, harga beras pada Agustus 2025 memang menunjukkan kenaikan di semua tingkatan, dari penggilingan, grosir, hingga eceran. Harga beras di tingkat penggilingan naik 1,87 persen dari bulan sebelumnya, menjadi Rp13.569 per kg.

Untuk mengatasi kenaikan harga beras, pemerintah telah melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Pada Sabtu (30/8), pemerintah menyalurkan 43.665 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara serentak di ribuan titik. Program ini merupakan bagian dari target penyaluran total 1,3 juta ton beras SPHP hingga akhir tahun.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Inflasi Pangan April 2026 Turun, Ini Faktor Pendorongnya

Nasional
1 hari lalu

BPS Catat Inflasi April 0,13%, Harga Tiket Pesawat hingga BBM jadi Penyumbang Utama

Nasional
7 hari lalu

Cerita Sri Mulyani Naik KA Argo Bromo Sehari sebelum Kecelakaan Maut di Bekasi

Nasional
9 hari lalu

Harga Gula dan Minyak Goreng Merangkak Naik di Awal Pekan, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal